Joe Biden | AP

Internasional

12 Mar 2020, 02:00 WIB

Biden Pimpin Pertarungan di Demokrat

 

WASHINGTON -- Joe Biden memenangkan primary menentukan Partai Demokrat di Negara Bagian Michigan. Ia merebut negara bagian yang membantu pesaingnya, Bernie Sanders, tampil sebagai kandidat unggulan empat tahun yang lalu.

Mantan wakil presiden itu juga meraih kemenangan di Missouri, Mississippi, dan Idaho. Kemenangan-kemenangan Biden ini menjadi pukulan serius bagi Sanders.

Biden kembali memperlihatkan kuatnya dukungan kelas pekerja dan masyarakat kulit hitam AS yang biasanya menjadi kunci kemenangan kandidat Partai Demokrat. Sanders berharap meraih suara di negara-negara bagian dengan suara delegasi ke konvensi lebih sedikit, seperti North Dakota dan Washington.

Hasil primary di Washington belum dapat ditentukan. Karena semua suara di negara bagian itu dikirimkan melalui surat atau diantarkan ke kotak suara. Banyak surat suara yang masih mencantumkan kandidat-kandidat yang mengundurkan diri dari pencalonan presiden dari Partai Demokrat.

Pada primary di enam negara bagian ini untuk pertama kalinya pemilih hanya dapat memilih dua kandidat, yakni Sanders dan Biden. Biden berhasil mendapat dukungan di empat negara bagian besar.

Biden berhasil bangkit setelah dua pekan lalu diperkirakan perjalanannya menuju Gedung Putih akan berhenti. Kini justru Sanders yang harus merenungkan kembali kampanyenya.

Di hadapan pendukungnya di Philadelphia, Biden mengatakan, beberapa hari yang lalu banyak pihak 'yang menyatakan pencalonan ini sudah mati' tapi 'sekarang sangat hidup'. Ia juga meminta pendukung Sanders untuk membantunya terus maju dalam pemilihan ini.

"Kami membutuhkan Anda, kami menginginkan Anda, dan ada tempat untuk setiap diri Anda dalam kampanye kami. Saya ingin berterima kasih pada Bernie Sanders dan pendukungnya yang tak kenal lelah dan semangat mereka, kami berbagai tujuan yang sama, dan bersama-sama kami akan mengalahkan Donald Trump," kata Biden, Rabu (11/3).

Kompetisi memperebutkan posisi untuk mengalahkan kandidat Partai Republik, Donald Trump, pada November mendatang makin terbentuk. Namun, ketidakpastian yang disebabkan oleh wabah virus korona masih meliputi pencalonan ini. Biden juga kini banjir dukungan, salah satunya datang dari Andrew Yang. Yang orang keturunan Asia pertama yang maju dalam pencalonan presiden AS yang mundur bulan lalu.

"Saya yakin Joe Biden akan menjadi calon Partai Demokrat dan saya selalu katakan saya akan mendukung siapa pun yang menjadi calonnya. Jadi, saya mendukung Joe Biden tidak hanya menjadi calon Partai Demokrat, tapi juga presiden Amerika Serikat berikutnya," kata Yang di stasiun televisi CNN, Rabu (11/3).

Dalam beberapa pekan terakhir Biden mendapat dukungan dari mantan pesaing-pesaingnya. Cory Booker, Kamala Harris, Amy Klobuchar, Pete Buttigieg, Beto O'Rourke, Michael Bloomberg, Tim Ryan, John Delaney, dan mantan gubernur Massachusetts Deval Patrick sudah lebih dulu mendeklarasikan dukungan untuk Biden.

Presiden dan pendiri komite politik liberal American Bridge 21st Century Bradley Beychok mengungkapkan dukungannya kepada Biden. Ia mengatakan, kelompoknya "akan mengerahkan seluruh kemampuan agar Joe Biden terpilih sebagai presiden AS berikutnya".

American Bridge 21st Century mengerahkan jutaan dolar AS untuk mendapatkan dukungan dari orang-orang yang mendukung Trump. Begitu pula dengan pendiri kelompok sayap Partai Demokrat di luar organisasi politik, Priorities USA.

"Matematikanya sekarang jelas, Joe Biden akan menjadi calon presiden dan Priorities USA akan melakukan semua yang dapat kami lakukan untuk membantunya mengalahkan Donald Trump pada November," kata pendiri kelompok itu, Guy Cecil. n 


×