Pemain Liverpool Sadio Mane. | AP

Sepak Bola

28 Jun 2022, 17:58 WIB

Surga Dunia dan Tabungan Akhirat Sadio Mane

Mane, dalam balutan keluarga Muslim, betul-betul menjadikan teladan arti asal usul tempatnya berdiri.

OLEH ANGGORO PRAMUDYA

Sadio Mane bukan hanya sebagai sosok pesepak bola jempolan di belantara kulit bundar Eropa. Mane berhasil menunjukkan dengan sempurna bahwa menjadi salah satu pemain terbaik dunia pun turut membentuk dirinya tetap menjadi pribadi yang rendah hati.

Pemain berusia 30 tahun ini baru saja menyelesaikan kepindahan ke Bayern Muenchen dengan mahar 35 juta poundsterling dari Liverpool. Ia diklaim merupakan sosok penyerang haus gol.

Bukti sahihnya adalah kesuksesan saat memutus puasa gelar Liga Primer Inggris untuk Liverpool dan juga menjuarai titel Liga Champions serta mengantarkan tim nasional Senegal menjuarai Piala Afrika 2021.

Hujan prestasi tak membuat Sadio Mane kalap dan silau. Matanya tak melotot tajam dan hidupnya tak semegah rekan pesepak bola lainnya. Mane, dalam balutan keluarga Muslim, betul-betul menjadikan teladan arti asal usul tempatnya berdiri.

 
Pada April 2018, Mane menyumbangkan 200 ribu pounds untuk membantu biaya sekolah anak-anak dari keluarga miskin.
 
 

Sosok yang berasal dari Kampung Bambali di Senegal ini telah sepenuhnya mengubah desa asalnya dengan berbagai gerakan sosial yang sangat luar biasa. Pada April 2018, Mane menyumbangkan 200 ribu pounds untuk membantu biaya sekolah anak-anak dari keluarga miskin. Kemudian, Mane memilih untuk menolak diwawancarai surat kabar Inggris, the Telegraph, karena hal itu bukan untuk publisitas.

Selanjutnya, Mane membangun rumah sakit senilai 455 ribu pounds, membiayai masjid, sekaligus stadion olahraga, dan bahkan menyumbang untuk 2.000 penduduk kampung halamannya.

Bakti Mane serta kecintaan terhadap tempat asal tak berhenti sampai di situ. Ia juga dikatakan telah membagikan laptop serta pakaian olahraga, menyediakan internet 4G, dengan berada di belakang proyek pemerintah untuk pembangunan stasiun bahan bakar serta kantor pos.

Tahun yang sama, September 2018, Mane terlihat membersihkan toilet masjid sekitar Merseyside tempat dia menjalankan ibadah. Ia larut dalam sukacita dan tertawa bersama anak kecil yang berada di dalam toilet tersebut.

 
Pada September 2018, Mane terlihat membersihkan toilet masjid sekitar Merseyside tempat dia menjalankan ibadah.
 
 

Tak banyak figur pesepak bola Muslim yang menunjukkan dirinya sebagai hamba yang taat. Sebagaimana legenda timnas Prancis Zinedine Zidane yang dilekatkan ke agama meski yang bersangkutan mengaku tidak menjalankan syariat tersebut.

Namun, Mane merupakan pribadi yang hangat di atas lapangan pun di luar rumput hijau. Ia selalu menunjukkan kesetiaannya kepada sang pencipta dengan melakukan selebrasi sambil bersujud dan mengerjakan ibadah shalat lima waktu.

Kisah Mane mengingatkan kepada sosok wanita berkulit hitam bernama Ummu Mahjan, seorang pembersih masjid yang mendapatkan kemuliaan setelah kematiannya. Hal itu ia dapatkan ketika kegiatan setiap harinya adalah membersihkan sekeliling rumah Allah SWT.

photo
Pemain Liverpool Sadio Mane menggiring bola dalam sebuah pertandingan Liga Inggris. - (EPA-EFE/Tim Keeton)

Sementara itu, dalam narasinya pada 2020, Mane dipertemukan kembali dengan teman masa kecilnya yang sudah 17 tahun berpisah. Ia dikabarkan mengundang sang pria yang kini menjabat sebagai polisi untuk menontonnya bermain secara langsung di Stadion Anfield, Liverpool.

Mane adalah teladan yang layak untuk diikuti oleh pesepak bola Muslim lainnya. Kariernya berjalan mulus seimbang dengan amal baiknya guna bekal di akhirat.

"Mengapa saya harus membeli 10 Ferrari, 20 jam tangan berlian atau dua pesawat? Apa yang akan dilakukan oleh benda-benda ini bagi saya dan bagi dunia?" kata Sadio Mane kepada Ghana NsemWoha, dilansir Football Tribe.

"Saya lapar, saya harus bekerja di lapangan, selamat dari masa-masa sulit bermain sepak bola tanpa alas kaki. Namun, hari ini, dengan apa yang saya peroleh berkat sepak bola, saya dapat membantu sesama umat saya," sambung dia.

Keseimbangan yang hidup. Keseimbangan yang hidup ini perlu untuk menyerap ke dalam sendi-sendi kehidupan kita sebagai manusia, tak terkecuali Sadio Mane. Hal itu perlu menjadi prinsip yang mengikat, sekaligus penggerak yang mengubah.

Di sisi lain, akun Twitter @AfricaFactsZone mengunggah utas yang memerinci kemurahan hati eks penyerang Liverpool tersebut. Ia bahkan kerap menolak ketika media besar memintanya berbicara tentang apa yang ia lakukan.

"Saya tidak perlu memamerkan mobil mewah, rumah mewah, perjalanan, dan bahkan pesawat. Saya lebih suka orang-orang saya menerima sedikit dari apa yang telah diberikan kehidupan kepada saya," katanya.


Penanganan PMK Dianggarkan Rp 4,6 Triliun

Anggaran PMK dimasukkan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional.

SELENGKAPNYA

Pemprov DKI Cabut Izin Seluruh Outlet Holywings

Pemprov DKI mencabut izin usaha seluruh outlet Holywings yang ada di Jakarta.

SELENGKAPNYA

Indonesia Tayib

Mereka tak segan menyapa dengan memanggil “Haji Indonesia? Tayib.

SELENGKAPNYA
×