Tangkapan layar saat Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana menaiki pesawat untuk memulai lawatan perdamaian ke Ukraina dan Rusia, Ahad (26/6/2022). | Tangkapan Layar Youtube/Sepres

Kabar Utama

27 Jun 2022, 03:51 WIB

Presiden Memulai Lawatan Perdamaian

Lawatan perdamaian pertama dari serangkaian rencana kunjungan kerja Jokowi ke luar negeri.

JAKARTA — Presiden Joko Widodo bertolak ke Jerman pada Ahad (26/6) pagi untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-7. Jokowi menyampaikan, kehadirannya ke KTT G-7 untuk mewakili Indonesia sebagai partner country dari G-7 sekaligus sebagai ketua G-20.

Ini akan menjadi lawatan perdamaian pertama dari serangkaian rencana kunjungan kerja Jokowi ke luar negeri. Setelah dari Jerman, Jokowi akan melanjutkan perjalanan ke Ukraina dan Rusia. 

Di forum tujuh negara maju dengan ekonomi terbesar dunia, Presiden menyatakan bakal mendorong dan mengajak negara-negara G-7 untuk bersama-sama mengupayakan perdamaian di Ukraina. Selain itu, Indonesia mendorong semua pihak untuk secepatnya mencari solusi mengenai krisis pangan dan krisis energi yang sedang melanda dunia.

“Memang upaya ini tidak mudah, tapi kita Indonesia akan terus berupaya,” kata Jokowi dalam keterangan pers mengenai kunjungan kerjanya ke luar negeri, di Bandara Soekarno-Hatta, Ahad (26/6).

Pesan perdamaian perlu digaungkan di KTT G-7 agar negara-negara anggota G-7 yang kompak mendukung Ukraina bisa mencari solusi untuk menghentikan perang antara Ukraina dan Rusia. Apalagi, perang tersebut telah berdampak besar terhadap rantai pasok pangan global. 

Seusai menghadiri KTT G-7 di Jerman, Jokowi akan mengunjungi Ukraina dan Rusia. Di Ukraina, Presiden akan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian.

“Karena perang memang harus dihentikan dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali,” kata Jokowi.

Setelah mengunjungi Ukraina, Jokowi kemudian menuju Rusia untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin. Jokowi mendorong Presiden Putin agar mau membuka ruang dialog dan segera melakukan gencatan senjata serta menghentikan perang.

photo
Kanselir Jerman Olaf Scholz menghadiri penyerahan stempel khusus layanan pos Jerman Deutsche Post untuk KTT G-7, di Berlin, Jerman, Rabu, 15 Juni 2022. KTT G-7 berlangsung di Jerman pada 26 Juni hingga 28 Juni 2022. - (AP/Markus Schreiber)

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke beberapa negara, Jokowi juga akan mengunjungi Uni Emirat Arab setelah kunjungannya ke Rusia. Di Uni Emirat Arab, Jokowi akan melanjutkan pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi kedua negara.

KTT G-7 bakal turut dihadiri Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Biden dikabarkan telah mendarat di Jerman pada Sabtu (25/6) waktu setempat.

Para pemimpin G-7 yang terdiri atas AS, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang akan bertemu di sebuah kastil mewah di Pegunungan Alpen, Jerman. G-7 juga akan mengundang negara mitra. Selain Indonesia, negara lain yang diundang adalah India, Afrika Selatan, Senegal, dan Argentina. 

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan, KTT G-7 akan membahas masalah-masalah seperti inflasi dan tantangan-tantangan lain dalam ekonomi global sebagai akibat dari perang Rusia dan Ukraina. “Akan ada beberapa gerakan desakan,” katanya dari Air Force One saat Biden terbang ke Jerman, dikutip laman Washington Post.

KTT G-7 membahas masalah keuangan global. Namun, di tengah melonjaknya inflasi di AS dan Eropa, G-7 diharapkan dapat menyepakati beberapa tindakan nyata.

photo
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukrainia Volodymyr Zelenskyy in Kyiv. Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ukraina dan Rusia diharapkan meredakan perang yang terjadi antar kedua negara. - (AP/AP)

Koresponden NPR di Berlin, Rob Schmitz, melaporkan, beberapa isu bakal diangkat dalam pertemuan kepala negara ekonomi maju tersebut di Jerman. Para pemimpin akan membahas inflasi global, kerawanan pangan, hingga perubahan iklim.

"Banyak dari masalah global saling terkait, dan G-7 akan mencoba mengatasi semuanya. Namun, tentu saja perang Rusia di Ukraina kemungkinan akan menjadi prioritas pada KTT ini. Kita memasuki bulan kelima perang. Ukraina baru saja secara resmi diumumkan sebagai calon anggota Uni Eropa. Dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dijadwalkan untuk berbicara dengan para pemimpin melalui tautan video akhir pekan ini juga," katanya kepada NPR.

Diundangnya negara-negara mitra G-7, seperti Indonesia, India, Afrika Selatan, Senegal, dan Argentina, pada beberapa sesi di KTT dinilai sangat perlu karena isu yang dibahas merupakan isu global. KTT ini pun menawarkan forum sehingga mereka dapat bekerja dalam kerangka solusi dengan negara-negara tersebut.

KTT G-7 juga akan menjelaskan kepada dunia bahwa perang Rusia di Ukraina tidak hanya konflik regional. Pertemuan puncak forum ini memberi negara-negara G-7 kesempatan untuk menunjukkan bahwa perang memiliki konsekuensi global yang berdampak pada semua negara.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi turut mengajak dunia untuk memulihkan rantai pasok global akibat pandemi dan perang. Ia menegaskan, perang selalu menjadi tragedi kemanusiaan yang berdampak tidak terbatas pada satu wilayah saja. 

Perang yang saat ini terjadi telah menghancurkan sistem pangan global yang sebelumnya sudah dilemahkan oleh pandemi dan perubahan iklim. "Di waktu yang sulit ini, dunia tidak punya pilihan lain selain bersatu untuk memulihkan ketahanan pangan global," kata Menlu Retno saat memimpin Ministerial Conference on Uniting for Global Food Security bersama menteri luar negeri Jerman, Prancis, AS, dan Senegal, Jumat (24/6) waktu setempat, dalam rilis pers Kemenlu RI.

Pertemuan tersebut diselenggarakan oleh Jerman selaku presiden G-7 di Berlin secara hibrida yang diikuti 25 negara lainnya. Retno hadir di Berlin untuk mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pertemuan para pemimpin G-7.

Dalam pertemuan Ministerial Conference on Uniting for Global Food Security, Retno menyampaikan dua hal yang penting untukdilakukan dalam jangka pendek untuk menjaga rantai pasok global. Pertama, dunia tidak boleh menyerah untuk menemukan solusi damai di Ukraina. “Perang ini harus segera dihentikan dan seluruh pihak harus berkontribusi pada tujuan ini," ujar Retno.

Kedua, Retno menyampaikan bahwa dunia harus memulihkan rantai pasok pangan global. Sebab, dampak nyata perang terhadap pangan dan pupuk sangat jelas. 

"Bila kita gagal mengatasi krisis pupuk maka akan terjadi krisis beras yang menyangkut nasib lebih dari 2 miliar penduduk dunia," katanya. Menurut dia, solusi efektif terhadap krisis pangan ini menuntut dilakukannya reintegrasi produksi pangan Ukraina dan produksi pangan serta pupuk Rusia di pasar dunia, terlepas dari perang.  

Dalam pertemuan tersebut, Retno juga menjelaskan bahwa dunia perlu berkolaborasi melakukan tiga hal penting, yakni mendorong investasi yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian, mendiversifikasi produksi dan impor pangan, dan mendorong perdagangan produk pertanian yang nondiskriminatif. “Oleh karena itu, penting berpacu dengan waktu dan dunia harus bertindak sekarang juga," katanya.

photo
Bendera Ukraina berkibar di Kiev, Sabtu (18/6/2022). - (AP/Natacha Pisarenko)

Kiev diserang

Menjelang rencana kedatangan Jokowi ke Kiev, Rusia dilaporkan kembali melancarkan agresi ke Kiev, Ahad (26/6), sekitar pukul 06:30 pagi waktu setempat. Serangan dilaporkan turut menghantam kompleks perumahan di kota tersebut.

Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengungkapkan, beberapa ledakan terdengar di distrik Shevchenkivsky. “Ambulans dan regu penyelamat sudah di lokasi. Di dua gedung, penyelamatan dan evakuasi warga sedang berlangsung,” kata dia, kemarin. 

Klitschko turut terjun ke lokasi yang terdampak serangan. Dia mengungkapkan, terdapat sejumlah warga yang tertimbun reruntuhan bangunan. Belum ada keterangan mengenai korban jiwa akibat serangan Rusia tersebut.

Menurut anggota parlemen Ukraina, Oleksiy Goncharenko, berdasarkan data yang diperolehnya, terdapat 14 rudal yang diluncurkan Rusia ke Kiev pada Ahad pagi. Sudah tiga pekan Moskow tak melancarkan serangan ke jantung pemerintahan Ukraina. Saat ini, Rusia tengah berfokus mengintensifkan operasinya di wilayah timur Ukraina, terutama Luhansk.

Sumber : Reuters


Kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia

Dampak konflik dua negara di Eropa Timur itu telah meluas menjadi bencana di berbagai negara

SELENGKAPNYA

Indonesia Bisa Jadi Penengah Rusia-Ukraina

Deeskalasi perang Ukraina-Rusia diperlukan sehingga kedua belah.

SELENGKAPNYA

Menlu RI: Ukraina adalah Contoh Masalah Dunia

Perang Rusia-Ukraina menimbulkan dampak geopolitik dan geoekonomi ke berbagai negara.

SELENGKAPNYA
×