Baliho Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terpasang di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat, Rabu (11/8). | Republika/Thoudy Badai

Nasional

25 Jun 2022, 07:25 WIB

Demokrat Lanjutkan Safari

Demokrat dinilai sulit meningkatkan daya tawar cawapres kepada Gerindra.

JAKARTA -- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama partainya melanjutkan safari menemui ketua umum partai politik. Pada Jumat (24/6), AHY bersama jajaran elite Demokrat menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Kunjungan ini dilakukan setelah sehari sebelumnya, AHY dan jajaran elite Demokrat menyambangi menemui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Kantor DPP Nasdem. AHY tiba di kediaman Prabowo sekitar pukul 18.58 WIB. “(Agendanya) silaturahim, nantilah kita pengen diskusi, diskusi,” kata AHY kepada wartawan, Jumat (24/6). 

 
photo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). Dalam pertemuan tersebut, Gerindra dan PKB bersepakat bekerja sama menyiapkan Pileg, Pilpres dan Pilkada di Pemilu 2024 mendatang. - (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Berdasarkan pantauan Republika, AHY terlihat mengenakan pakaian kemeja batik panjang berwarna cokelat. Dirinya langsung disambut Prabowo di depan pintu masuk kediamannya.

Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah elite Partai Demokrat. Terpantau juga Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad turut mendampingi Prabowo.

Pertemuan AHY-Prabowo baru selesai sekitar pukul 21.00 WIB. Usai pertemuan, Prabowo mengaku, kedua partai bersepakat untuk terus menjalin komunikasi. Prabowo juga mengeklaim, Gerindra dan Demokrat memiliki persamaan visi dan misi untuk Indonesia. Terlebih, Menteri Pertahanan ini menegaskan, Gerindra memiliki prinsip 1.000 kawan terlalu sedikit.

“Kita pernah kerja sama. Kita punya banyak persamaan ideologis, persamaan visi. Kita sama-sama sangat komitmen sangat berpegang teguh pada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika. Karena itu, kita sepakat untuk terus melanjutkan komunikasi ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Prabowo, Jumat (24/6).

Sementara itu, AHY juga mengaku banyak kesamaan pandangan antara Demokrat dan Gerindra. Menurut dia, pertemuan ini menjadi persahabatan dan sinergi antarpartai politik. AHY menegaskan, jajarannya selalu berkomunikasi dengan Gerindra, terlebih di parlemen.

“Yang jelas kita ingin terus membangun komunikasi baik. Tadi disampaikan beliau selalu ada ruang bekerja sama apalagi kalau tujuannya menghadirkan solusi baik untuk negeri ini,” tegas AHY.

Selain mengunjungi Prabowo, AHY juga terpantau bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Masjid Nurul Hidayah Brawijaya, Jakarta Selatan.

Pertemuan keduanya diketahui dari video yang beredar dan telah dikonfirmasi elite Partai Demokrat. Dalam video tersebut, AHY terlihat berbincang dengan Ganjar.

Tiket AHY

Peneliti Utama Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Firman Noor, menilai, safari yang dilakukan Demokrat saat ini sebagai upaya memastikan terbentuknya koalisi sebagai syarat pengusungan capres dan pada Pemilu 2024. Firman menuturkan, Demokrat tengah mengejar terwujudnya komitmen agar AHY bisa menjadi capres.

Namun, Firman menilai, Demokrat telah memahami partainya tidak bisa terus memaksakan AHY sebagai capres dengan munculnya tokoh potensial lain.  "Posisi maksimal yang jadi target menjelang pendaftaran menurut saya, dia (AHY) akan ke cawapres," ujarnya pada Republika. 

Untuk mencapai target itu, Firman melihat paling realistis bagi AHY untuk berkoalisi dengan Partai Nasdem dan PKS. Sebab, secara historis hubungan Demokrat dengan PKS sebagai oposisi terjalin cukup lama.

Selain itu, Partai Gerindra sudah lebih dulu deal dengan PKB. Sehingga, akan sulit bagi Demokrat untuk meningkatkan daya tawar mereka sebagai cawapres.

"Pola hubungan (Demokrat) dengan Gerindra agak lebih alot ketimbang dengan Nasdem dan PKS, kecuali mungkin Gerindra akan putus hubungan dengan PKB," tegasnya. 


Suryo Paloh: Nasdem-PKS belum berkoalisi

Baru lirik-lirikan

SELENGKAPNYA

Paloh: Nasdem-PKS Belum Koalisi

Poros Nasdem-PKS-Demokrat berpeluang mengusung Anies-AHY.

SELENGKAPNYA

Pertemuan Nasdem dan PKS

Menghasilkan tiga kesepahaman

SELENGKAPNYA
×