Para remaja masjid di London Timur turut aktif dalam aksi berbagi kala Ramadhan. | DOK ISLAMIC RELIEF UK

Dunia Islam

17 Apr 2022, 06:20 WIB

Tingginya Semangat Berbagi Muslimin Inggris

Sebuah survei menunjukkan, umat Islam Inggris gemar meningkatkan donasi kala Ramadhan.

 

OLEH HASANUL RIZQA

 

Umat Islam di Inggris Raya menyambut Ramadhan dengan penuh kesyukuran. Rasa syukur itu mereka tunjukkan antara lain dengan meningkatkan semangat berbagi.

The Arab Weekly baru-baru ini melaporkan, organisasi Human Appeal bekerja sama dengan perusahaan aplikasi berbagi makanan, OLIO, mengadakan jajak pendapat tentang kepedulian Muslimin Inggris. Hasilnya, lebih dari 75 persen responden menyatakan, Ramadhan membuat mereka lebih peka pada situasi krisis pangan.

Perhatian tersebut bukan kata-kata belaka, tetapi diwujudkan dalam tindakan. Survei yang sama mengungkapkan, sebanyak 93 persen responden mengaku telah berbagi makanan kepada para tetangga di sepanjang Ramadhan ini. Sebagian besar di antara mereka juga berkomitmen untuk selalu mengonsumsi makanan sesuai yang dibutuhkan agar tidak ada yang mubazir.

 
Survei mengungkapkan, sebanyak 93 persen responden mengaku telah berbagi makanan kepada para tetangga di sepanjang Ramadhan ini.
 
 

Persoalan banyak makanan yang terbuang selama Ramadhan bukanlah isu lokal. Umumnya orang Islam di seluruh dunia berbuka puasa saat matahari terbenam dengan sajian yang beraneka ragam. Jumlahnya bisa lebih besar lagi bagi mereka yang menikmati iftar bersama dengan keluarga di rumah.

Manajer Program Human Appeal Inggris Abid Shah mengatakan, orang-orang kadang kala lupa diri saat membeli sajian iftar untuk berbuka puasa. Akhirnya, mereka membawa pulang makanan lebih banyak dari yang sebenarnya dibutuhkan.

Di Timur Tengah, Abid mencontohkan, diperkirakan bahwa setiap hari seperempat makanan yang telah dibeli untuk berbuka puasa terbuang sia-sia. Hal itu tidak hanya menimbulkan pemborosan uang, melainkan juga kemubaziran.

photo
Kaum Muslimin di Inggris terus menggencarkan donasi kebaikan kala Ramadhan. - (DOK ISLAMIC RELIEF UK)

“Kami tergerak oleh kesediaan komunitas Muslim Inggris untuk berbagi makanan kepada sesama, terutama ketika kita mengingat, setiap malam Ramadhan sekitar 10 persen penduduk dunia tidur dalam keadaan lapar. Dan di Inggris sendiri, tekanan ekonomi meningkat belakangan ini,” ujar Abid Shah, seperti dikutip The Arab Weekly.

Pendiri OLIO Tessa Clarke mengatakan, pihaknya memuji tingginya rasa empati kaum Muslimin Inggris terhadap orang-orang yang kurang beruntung. Ia pun berharap, aplikasi OLIO dapat turut mempermudah umat Islam dalam menyalurkan donasi makanan selama Ramadhan ini.

“Kami percaya, kebaikan kolektif, sekecil apa pun itu, akan menghasilkan perubahan yang masif. Kami juga senang, Ramadhan menjadi momen yang spesial bagi komunitas Muslim untuk lebih aktif berbagi kelebihan makanan mereka dengan tetangga sekitar,” ucap Tessa Clarke.

 
Kami percaya, kebaikan kolektif, sekecil apa pun itu, akan menghasilkan perubahan yang masif.
 
 

Pihak Masjid London Timur mengisi Ramadhan dengan lebih banyak program donasi. Direktur takmir masjid tersebut, Dilowar Khan, mengatakan, komunitas Muslim setempat begitu antusias dalam menyambut bulan suci. Bahkan, kegembiraan mereka melebihi tahun-tahun lalu.

Sebab, kali ini Ramadhan dapat dijalani dengan aturan pencegahan Covid-19 yang lebih longgar. Menurut Dilowar, banyak orang yang merasa pandemi telah berlalu sehingga kehidupan kembali normal.

“Ramadhan pada tahun ini dimulai dengan situasi yang kian mendekati normal. Bandingkan dengan keadaan pada 2020 dan 2021 lalu, ketika pengetatan terjadi di mana-mana akibat pandemi,” kata dia kepada East London Advertiser beberapa waktu lalu.

photo
ILUSTRASI Menurut survey yang dilakukan Human Appeal, lebih dari 90 persen responden Muslim konsen pada isu krisis pangan. - (DOK BRITISH COUNCIL)

Sebagai bentuk rasa syukur, jamaah Masjid London Timur menggelar acara buka puasa bersama secara rutin. Kegiatan itu tidak hanya terbuka bagi mereka yang beragama Islam. Siapapun yang ingin menikmati sajian hangat dipersilakan datang dan turut serta. Takmir menyediakan ruangan besar yang berkapasitas 500 orang.

Bahkan, para remaja Masjid London Timur mendatangi rumah-rumah. Mereka membagikan makanan siap santap kepada tetangga, termasuk para tunawisma. “Kami juga menyediakan makanan untuk mereka yang membutuhkan. Sajian tidak hanya untuk warga lokal, tetapi juga (dikirimkan ke) mancanegara,”  ujar Dilowar.

Nuansa kedermawanan yang sama juga ditunjukkan jamaah Masjid Pusat Cambridge. Ketua takmir masjid tersebut, Muhammad Ashraf, mengingatkan, Cambridge merupakan salah satu kota dengan tingkat ketimpangan sosial yang tinggi di Inggris.

Sayangnya, isu kemiskinan sering kali luput dilihat oleh banyak orang di sana. Padahal, wabah Covid-19 yang terjadi dalam beberapa tahun belakangan turut menambah beban hidup kaum papa.

photo
Di Inggris, organisasi filantropi Islam menggencarkan pengumpulan dan penyaluran bantuan paket makanan saat Ramadhan. - (DOK ISLAMIC RELIEF UK)

Komunitas Muslim lokal pun merancang berbagai program untuk meningkatkan kepedulian sosial selama Ramadhan. Ashraf mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan organisasi amal Islamic Relief untuk menyalurkan bantuan berupa pangan dan uang kepada mereka yang membutuhkan.

Di samping itu, takmir juga selalu mengingatkan Muslimin agar jangan pernah menyia-nyiakan makanan. Beli secukupnya. Berbagilah seluas-luasnya.

“Pandemi dan krisis mempengaruhi keluarga yang rentan di komunitas lokal kita. Maka inisiatif seperti ini sangat dibutuhkan. Kami berharap, program ini bisa menjadi cara untuk memberikan bantuan dan menyebarkan kebahagiaan kepada orang-orang yang paling membutuhkan,” ujar Ashraf, seperti dikutip dari keterangan pers Islamic Relief UK beberapa waktu lalu.

Abdulla Almanun selaku koordinator Islamic Relief Britania Raya berterima kasih pada takmir dan jamaah Masjid Pusat Cambridge. Menurut dia, komunitas Muslim Cambridge berperan penting dalam meningkatkan solidaritas sosial di negeri tersebut.

“Kami bangga berkolaborasi dengan mereka semua untuk membantu kalangan yang membutuhkan uluran tangan,” ucapnya.


×