Penampakan letusan gunung api bawah laut Hunga Tonga-Hunga Haapai di Tonga, Jumat (14/1/2022). | Tonga Geological Services/EYEPRESS

Kabar Utama

17 Jan 2022, 03:50 WIB

Tsunami, WNI, dan Raja yang Mengungsi

Lebih dari 24 jam sejak gelombang tsunami menerjang Tonga, belum ada laporan jatuhnya korban jiwa.

OLEH KAMRAN DIKARMA

Lebih dari 24 jam sejak gelombang tsunami menerjang Tonga, belum ada laporan jatuhnya korban jiwa. Terdapat lima warga negara Indonesia (WNI) di Nuku'alofa, ibu kota Tonga. Kondisi mereka belum diketahui. Jaringan komunikasi di Tonga masih terputus akibat bencana itu. 

“KBRI Wellington terus berupaya menghubungi WNI yang berada di Tonga untuk mendapatkan informasi terkini tentang keadaan para WNI. Namun, upaya ini masih terkendala putusnya saluran komunikasi di Tonga,” kata KBRI Wellington lewat unggahan di akun Instagram resminya, Ahad (16/1).

KBRI Wellington mengimbau masyarakat Indonesia yang berada di Selandia Baru, Tonga, Samoa, Cook Island, dan Niue untuk tetap waspada, memantau, dan mematuhi anjuran otoritas lokal setempat yang terkait dengan keamanan dan kebencanaan. Meski gelombang mulai mereda, Perdana Menteri Tonga Siaosi Sovaleni pada Ahad (16/1) mengatakan, peringatan tsunami di negara tersebut tetap dipertahankan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Indonesian Embassy Wellington (@indonesiainwellington)

Gelombang tsunami telah menerjang Tonga, sebuah negara kepulauan kecil di Pasifik, pada Sabtu (15/1). Bencana itu dipicu letusan gunung berapi bawah laut, Hunga Tonga-Hunga Ha'apai. Letusan terjadi sekitar pukul 04.10 pagi waktu setempat. Dentumannya dilaporkan terdengar hingga radius 2.300 kilometer. 

Menurut the US Geological Survey, kekuatan letusan setara gempa bermagnitudo 5,8 pada kedalaman nol. Setelah ledakan, awan abu setinggi 19 ribu meter menyelimuti beberapa kepulauan di Tonga. Dua pulau lain di Tonga yang tak berpenghuni, yakni Nuku dan Tau, dilaporkan luluh lantak diterjang tsunami.

Raja Tonga Tupou VI turut dievakuasi dari istana kerajaan. Dia diungsikan ke sebuah vila yang jauh dari garis pantai. Menurut data Bank Dunia 2020, Tonga tercatat memiliki populasi 105.697 jiwa.

Gunung Hunga Tonga-Hunga Ha'apai yang memiliki tinggi 1.800 meter dan lebar 20 kilometer hanya terletak 65 kilometer (km) dari Nuku'alofa. Letusan menyebabkan gelombang setinggi 1,2 meter menyapu pantai Nuku'alofa. Letusan Hunga Tonga-Hunga Ha'apai diketahui turut memicu peringatan tsunami di seluruh Pasifik, termasuk Samoa, Australia, Jepang, Hawaii, Cile, dan Pantai Pasifik Amerika Serikat (AS). 

photo
Kombinasi citra satelit Himawari-8 milik Jepang merekam detik-detik meletusnya gunung api bawah laut di Tonga, Sabtu (15/1/2022). - (NICT via AP)

Lembaga penyiaran Jepang, NHK, melaporkan, gelombang lebih dari 1 meter menghantam daerah pesisir. Jepang mengimbau sekitar 230 ribu warganya yang tinggal di daerah pesisir di delapan prefektur untuk mengungsi. Menurut NHK, 10 kapal terbalik di Prefektur Kochi, Pulau Shikoku, di Jepang selatan. Japan Airlines membatalkan 27 penerbangan di bandara di seluruh negeri.

Peringatan tsunami merah, tertinggi kedua dalam skala domestik Jepang, untuk Prefektur Iwate di Jepang utara dicabut pada Ahad pagi waktu setempat. Namun, peringatan tsunami kuning tetap diberlakukan di sepanjang pantai timur Jepang.

Di tempat lain, gelombang setinggi 1,74 meter menghantam kota pesisir Chanaral, Cile. Gelombang yang lebih kecil terlihat di sepanjang pantai Pasifik dari Alaska hingga Meksiko. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, letusan Hunga Tonga-Hunga Ha'apai yang diikuti tsunami, menimbulkan dampak signifikan bagi Nuku'alofa. 

Dia mengatakan, pemerintahannya sedang menjalin kontak dengan kedutaan negaranya di kota tersebut. Ardern menerima laporan bahwa batu-batu besar dan perahu terdorong ke daratan. “Nuku'alofa tertutup gumpalan tebal debu vulkanis, tapi sebaliknya kondisinya tenang dan stabil. Kami belum menerima kabar dari daerah pesisir lainnya,” ucapnya, dikutip the Guardian.

photo
Foto yang diambil helikopter Kyodo News menunjukkan kapal-kapal terbalik akibat tsunami Pasifik di Muroto, Prefektur Kochi, Jepang, Ahad (16/1/2022). - (X07414)

Dia menyebut jaringan komunikasi di sana masih terputus. “Komunikasi, sebagai akibat dari letusan, menjadi sulit. Namun, tim pasukan pertahanan kami berbicara untuk menetapkan apa yang dibutuhkan serta bagaimana kami dapat membantu,” ujar Ardern. Aliran listrik di sejumlah daerah yang tersebar di beberapa kepulauan Tonga juga sedang dipulihkan. 

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengutarakan keprihatinan atas letusan gunung dan tsunami yang melanda Tonga. “AS siap memberikan dukungan kepada tetangga Pasifik kami,” kata dia lewat akun Twitter pribadinya.

Seribu tahun

Gunung Hunga Tonga-Hunga Ha'apai terletak di wilayah Pasifik Selatan yang memiliki banyak gunung berapi dan memiliki kecenderungan untuk meletus dengan dahsyat. Banyak gunung berapi di wilayah tersebut terbentuk karena lempeng Pasifik yang terus menukik di bawah lempeng tektonik Australia. 

photo
Kombinasi citra satelit Himawari-8 milik Jepang merekam detik-detik meletusnya gunung api bawah laut (kanan) di Tonga, Sabtu (15/1/2022). - (NICT via AP)

Saat lempengan itu turun ke batuan mantel yang sangat panas, air di dalamnya akan keluar dan naik ke mantel di atasnya. Penambahan air ke batuan menyebabkannya lebih mudah meleleh. Hal itu menciptakan banyak magma yang cenderung lengket dan berisi gas. Kondisi demikian merupakan syarat terjadinya letusan eksplosif. Gunung Hunga Tonga-Hunga Ha'apai turut mengalami gejala demikian.

Hunga Tonga-Hunga Ha'apai telah meletus secara teratur selama beberapa dekade terakhir. Pada 2009, 2014, dan 2015, semburan magma serta uap panas meledak melalui gelombang. Namun, letusan-letusan itu tergolong kecil jika dibandingkan dengan yang baru terjadi pada Sabtu kemarin.

Penelitian tentang letusan-letusan sebelumnya menunjukkan bahwa letusan pada Sabtu kemarin merupakan salah satu ledakan besar yang mampu dihasilkan Hunga Tonga-Hunga Ha'apai kira-kira setiap seribu tahun. 

Sumber : Reuters/Associated Press


×