Salah satu sepeda buatan pengerajin sepeda, Pak Kus di Akasu Art, Bantul, Yogyakarta, Selasa (12/10). Pembuat sepeda handmade Akasu menerima banyak pesanan sepeda selama pandemi Covid-19 seiiring booming olahraga sepeda. Kelebihan pembuatan di sini yakni | Wihdan Hidayat / Republika
14 Oct 2021, 10:02 WIB

Cara Aman Bawa Sepeda dengan Mobil

Agar lebih aman, pengendara mobil juga bisa memanfaatkan bike rack

Olahraga bersepeda adalah salah satu aktivitas yang tengah digemari saat ini. Dalam kondisi tertentu, pengguna sepeda perlu untuk memasukkan sepedanya ke dalam mobil. Tentu, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar hal itu tak mengganggu keselamatan berkendara dan tak melanggar peraturan.

Auto2000 membagikan sejumlah tip agar pengendara tetap aman mengangkut sepeda menggunakan mobil. Aftersales Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, mengatakan, sebaiknya pengendara tidak memaksakan untuk memasukkan sepeda jika terlalu besar karena bisa merusak panel interior.

"Untuk mengurangi dimensi, pengendara bisa melepaskan bagian-bagian sepeda dan mengumpulkannya ke dalam boks supaya aman dan tidak berantakan. Letakkan di tempat yang aman atau diikat supaya tidak terlempar kalau ada pengereman mendadak," kata Nur Imansyah Tara dalam keterangan pers kepada Republika, Selasa (12/10).

Selanjutnya, jangan biarkan sepeda berdiri atau tergeletak begitu saja di dalam mobil tanpa pengikat. Dengan cara ini, sepeda tetap berada pada kondisi stabil saat terjadi guncangan atau saat terjadi pengereman mendadak.

Selain itu, pastikan peletakan sepeda tidak mengganggu visibilitas pengemudi. Ini perlu diperhatikan karena sesekali pengemudi harus melihat kondisi sekitar kendaraan lewat jendela maupun lewat spion tengah.

Agar lebih aman, pengendara juga bisa memanfaatkan bike rack yang biasanya dijual oleh toko sepeda. Penggunaan bike rack membuat kabin lebih lapang dan nyaman karena tidak dipakai untuk membawa sepeda.

Saat ini, ada dua jenis bike rack, yakni yang dipasang di belakang (trunk rack) dan di atap mobil atau roof bike rack. Karena dibuat khusus untuk membawa sepeda, kedua jenis bike rack itu tentu sudah mengikuti standar global terkait keamanan saat dipakai.

Meski demikian, aplikasi rak sepeda di atap atau roof bike rack mewajibkan pengendara untuk memperhatikan beberapa hal penting. Pertama, tinggi mobil akan bertambah dengan adanya sepeda di atap sehingga menjadi penghalang saat melewati portal. Oleh karena itu, disarankan agar pengendara meletakkan tanda peringatan di dasbor supaya tidak lupa bahwa di atap ada sepeda.

Kedua, rak jenis ini sebaiknya diterapkan pada mobil dengan ground clearence rendah sehingga peletakan sepeda di atap tak terlalu memengaruhi stabilitas. Artinya, mobil dengan ground clearence tinggi disarankan untuk menggunakan trunk rack.

Sementara, untuk trunk rack, pengendara harus menyesuaikan saat bermanuver atau saat parkir di area sempit karena panjang mobil bertambah. Selain itu, trunk rack juga membatasi akses bagasi dan visibilitas pengemudi.

"Oleh karena itu, pastikan sepeda diletakkan dengan pas sehingga tak membatasi visibilitas pengemudi dan tak berpotensi menimbulkan kecelakaan. Jika perlu, lepas ban sepeda dan simpan di bagasi agar dimensi sepeda bisa ditekan," ujarnya. 


×