Petugas menunjukkan cara penggunaan aplikasi PLN Mobile kepada pengunjung saat peluncuran Aplikasi PLN Mobile di kantor PLN Pusat, Jakarta, Senin (31/10). PLN Mobile adalah aplikasi untuk melayani pelanggan yang terintegrasi dengan Aplikasi Pengaduan dan | ANTARA FOTO

Ekonomi

14 Oct 2021, 09:31 WIB

Pengguna PLN Mobile Capai 11 Juta Orang

Pengguna PLN Mobile lebih banyak untuk melakukan pembelian token dan pembayaran tagihan listrik.

JAKARTA — PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mencatat pengguna PLN Mobile mencapai 11,36 juta orang pelanggan. Angka tersebut belum termasuk penghitungan sesuai dengan kepemilikan ID pelanggan.

"Kadang-kadang satu pelanggan punya dua rumah atau usaha. Total dari pelanggan yang memiliki ID pelanggan ada 12,8 juta,” kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril dalam peluncuran fitur baru PLN Mobile secara virtual, Rabu (13/10).

Bob mengatakan, PLN akan terus menargetkan pelanggan yang menggunakan aplikasi tersebut. Dia menargetkan pada akhir tahun ini pelanggan yang menggunakan PLN Mobile sudah menembus 15 juta pengguna.

Sebagian besar pengguna PLN Mobile merupakan kalangan milenial. "Sebagian memang milenial 47 persennya, kemudian diikuti para pekerja, sebagian besar UMKM, dan juga petani yang mengakses," ujar Bob.

Pengguna PLN Mobile lebih banyak untuk melakukan pembelian token dan pembayaran tagihan listrik. Terlebih, kata dia, saat ini PLN sedang memberikan promo dengan menggratiskan biaya administrasi.

"Lumayan loh tidak perlu membayar Rp 2.500 untuk pembayaran tagihan listrik. Lebih banyak kemudahan lagi juga, tidak perlu ke anjungan tunai mandiri (ATM),” kata Bob menambahkan.

Selain itu, Bob menyebutkan, pengguna PLN Mobile juga menggunakan fitur untuk menyampaikan keluhan. Dengan begitu, tidak perlu menyampaikan melalui telepon jika mengalami kendala.

"Gangguan bisa dipantau, juga bisa memantau para pekerja kita sudah di mana. Keluhan juga langsung lebih cepat. Semua bisa dimonitor dan dilihat pelanggan," ujar Bob.

Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN meluncurkan fitur baru di PLN Mobile. PLN menghadirkan pilihan membeli token listrik senilai Rp 5.000 yang bisa dilakukan melalui PLN Mobile.

"Kami paham banyak juga pelanggan kami yang bisa nyicil harian. Ada yang harus kerja 10 hari kemudian bayar. Makanya, kami sediakan hanya Rp 5.000," kata Darmawan.

Pilihan harga token Rp 5.000 tersebut tidak tersedia di platform lain. Dia mengatakan, pelanggan PLN yang mau membeli token listrik seharga Rp 5 ribu hanya bisa melalui PLN Mobile.

Selain fitur tersebut, Darmawan mengatakan, terdapat fitur baru lainnya di aplikasi PLN Mobile. Beberapa di antaranya, layanan perubahan daya. "Dulu kalau mau sambung baru, orang cari nomor telepon kantor wilayah susah, akhirnya ada makelar. Tarifnya tidak jalan," ujar Darmawan.

Selain itu, PLN Mobile juga menyediakan fitur sambungan listrik baru. Begitu juga dengan fitur lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) melalui charge-in.

Darmawan memastikan fitur baru yang dihadirkan dalam aplikasi PLN Mobile untuk kemudahan pelanggan. "Kami berikan layanan pelanggan kelas VIP. Semua pelanggan penting bagi kita dan muncul PLN Mobile," kata Darmawan.


×